PERTANIAN

Lahan Rawa yang Disulap menjadi Kawasan Pertanian Modern

lahan rawa
lahan rawa
Sumber: pintarpangan.com

Di tengah semakin menyempitnya lahan pertanian di pulau jawa, ternyata masih ada harapan baru untuk membangun pertanian Indonesia. Di Luar pulau jawa masih ada berjuta-juta hektar lahan yang berpotensi untuk dijadikan kawasan pertanian. Lahan Potensial itu dinamakan lahan rawa.

Pembukaan lahan baru memang tidak mudah. Bahkan menurut Pak Dahlan Iskan lebih mudah membangun kawasan perumahan dibanding membangun persawahan baru. Akan tetapi dengan usaha yang konsisten kita pasti bisa mewujudkan perluasan lahan pertanian untuk meningkatkan produksi pangan.

Di Kalimantan Selatan telah dibangun proyek kawasan pertanian yang akan menjadi contoh pengembangan pertanian di Indonesia. Kawasan pertanian membentang luas di atas lahan rawa yang selalu basah sepanjang tahun.

Apa itu Lahan Rawa?

lahan rawa
Sumber: youtube.com

Lahan rawa adalah dataran rendah yang selau ada genangan airnya hampir sepanjang tahun. Lahan rawa biasanya hanya ditumbuhi oleh rumput-rumput liar. Indonesia memiliki lahan rawa yang luas banget sampe berjuta-juta hektar.

Ada dua jenis lahan rawa yaitu rawa lebak dan rawa pasang surut. Genangan air di rawa-rawa ini memiliki ketinggian air sekitar 50—100 cm. Rawa lebak mendapat air dari hasil luapan sungai saat musim hujan. Sedangkan rawa pasang surut mendapat air dari aktivitas pasang air laut.

Indonesia punya sekitar 33 juta lahan rawa yang masih belum dimakmurkan. Lahan ini berada di kalimantan, sumatera, sulawesi dan papua. Lahan seluas itu, sayangnya belum bisa ditanami tanaman pertanian. Baru ada sekitar 9,53 juta ha yang berpotensi bisa ditanami.

lahan rawa
Sumber: Youtube.com

Dari 9,53 juta ha tersebut selama ini baru sekitar 2 juta ha yang sudah ditanami. Itupun produktifitas padinya masih sekitar 3-5 ton per hektar. Penelitian terus dilakukan agar produktifitas padi lahan rawa meningkat. Lahan rawa dikondisikan agar lebih subur, pengembangan varietas padi yang cocok untuk lahan rawa, serta penanggulangan hama dan penyakit.

Kawasan Pertanian Modern dari Lahan Rawa

lahan rawa
Sumber: youtube.com

Dengan momentum peringatan Hari Pangan Sedunia ke-38 Kementerian Pertanian sedang membangun kawasan pertanian di Kalimantan Selatan. Kawasan pertanian itu dibangun pada lahan rawa lebak yang masih ditumbuhi rumput liar dan semak belukar. Dengan dibukanya rawa itu bisa digunakan untuk menanam padi dan tanaman hortikulura seperti cabe, tomat dan bawang.

Sistem pengairan di kawasan pertanian lahan ini sudah cukup memadai. Telah tersedia pompa air yang besar dengan pipa berdiameter 16 inch. Sehingga bisa mengalirkan air dengan volume yang besar dalam waktu singkat. Kawasan lahan rawa ini tetap memiliki cadangan air walau di musim kemarau sekalipun. Ketika daerah lain tidak bisa menanam, kawasan ini akan tetap bisa menanam hingga panen padi 3 kali dalam setahun.

lahan rawa
Sumber: youtube.com

Sawah baru di lahan lebak tersebut tidak dibuat kotakan-kotakan kecil dengan galengan seperti di pulau jawa. Kotakan yang dibuat luas-luas sekali dan itu bukan dibuat galengan tapi hanya parit-parit kecil yang memisahkan kotakan padi. Sistem barisan tanaman padinya menggunakan sistem jajar legowo 2:1 yang terbukti bisa menghasilkan gabah paling banyak.

Pengaturan lahan di sawah rawa tersebut akan memudahkan proses penanaman dan pemanenan menggunakan mesin modern. Proses pemanenan padi di kawasan percontohan tersebut sudah menggunakan mesin Combine Harvester. Dengan mesin itu pemanenan padi bisa berlangsung cepat. Padi langsung dibabat oleh mesin Combine Harvester tersebut. Gabah akan ditampung dan jerami langsung tercacah keluar. Setelah mesin penuh gabah, lalu gabah bisa langsung dialirkan lewat pipa  ke mobil pengangkut seperti pemindahan coran bangunan.

Agar cita-cita besar Indonesia menjadi Lumbung Pangan Dunia di Tahun 2045, kawasan pertanian modern seperti ini perlu dimaksimalkan terus. Potensi lahan sawah baru seluas 9,53 hektar itu harus benar-benar terwujud menjadi sawah yang produktif. Maka pada saat itu Negeri kita Indonesia akan Berdaulat Pangan dan menjadi lumbung pangan dunia.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:
Petani Sejati Tidak Pernah Kapok Bercocok Tanam
Hari Pangan Sedunia ke-38 di Sawah Rawa Modern di Kalimantan Selatan
Perkembangan Alat Pemanen Padi dari Masa ke Masa
5 Lagu Karya Mahasiswa Umus Brebes Yang Membuat Hati Tersentuh
Eksistensi Obyek Wisata Waduk Penjalin Brebes

Related posts

 Cara Menanam Bawang Merah di Pot

Ibaft3

Bercocok tanam dilahan sempit, yang menghasilkan

Ibaft3

Petani Sejati Tidak Pernah Kapok Bercocok Tanam

Ibaft3

1 comment

Leave a Comment