PERTANIAN

Pertanian Hidroponik Organik Ala Dosen Faperta UMUS Brebes

hidroponik organik

hidroponik organikMasalah alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan pabrik industri akan terus terjadi. Petani akan semakin sulit mendapatkan lahan untuk bercocok tanam. Kalaupun ada lahan yang tersisa, tanahnya sudah tidak sehat lagi karena sudah terlalu lama dicekoki pupuk kimia dan pestisida. Maka muncullah teknik pertanian hidroponik. Pertanian hidroponik ada dua jenis yaitu pertanian hidroponik konvensional dan pertanian hidroponik organik.

Pertanian hidroponik konvensial menggunakan pupuk kimia yang biasa disebut pupuk AB Mix. Sedangkan pertanian hidroponik organik menggunakan bahan-bahan organik yang difermentasi untuk membuat nutrisi/pupuk tanamannya. Berikut ini adalah teknik pertanian hidroponik organik ala M. Jusuf Randi dosen Fakultas Pertanian UMUS Brebes.

Media Tanam yang Digunakan dalam Pertanian Hidroponik Organik

Ada beberapa jenis media tanam untuk pertanian hidroponik yaitu  arang sekam, cocopeat, rockwall dan batu zeolit. Tanaman sayuran daun seperti kangkung cukup menggunakan rockwall yang ditempatkan pada pot dan diapungkan di air. Sedangkan tanaman yang tumbuh tinggi dan mempunyai batang yang besar perlu menggunakan batu zeolit.

hidroponik organikBatu zeolit adalah batu istimewa yang dapat menyerap dan menampung air untuk pertumbuhan tanaman hidroponik. Bukan hanya air yang disimpan tetapi juga nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman yang kemudian dilepaskan kembali secara perlahan. Zaolit juga mampu mengendalikan kadar pH sesuai dengan kebutuhan tanaman. Selain itu zeolit juga mampu menyerap bau dan memiliki nilai estetika yang bagus.

Tekstur zeolit yang gembur dan tidak mudah menggumpal juga menguntungkan untuk pertumbuhan akar tanaman. Akan tetapi Rockwall juga tetap digunakan sebagai media untuk menyemai biji tanaman. Setelah tanaman cukup tinggi dan kuat baru bisa dipindah pada media batu zeolit.

hidroponik organikZeolit yang digunakan untuk hidroponik organik biasanya yang ukuran 2 mm. Untuk mendapatkan zeolit ini bisa dicari di pasar hewan peliharaan. Di beberapa tempat batu zeolit ini lebih dikenal dengan sebutan pasir kucing karena biasa digunakan untuk kandang kucing untuk mengurangi bau tidak sedap.

Baca Juga:

Petani Sejati Tidak Pernah Kapok Bercocok Tanam
Makanan Darurat Untuk Korban Bencana
Inkubator Bisnis Agro Food Technopreneur Fakultas Pertanian UMUS Brebes
Istilah nama dan kegunaan peralatan hidup masyarakat brebes

Nutrisi Hidroponik Organik

Dalam bercocok tanam tentu memerlukan nutrisi atau pupuk agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Dipasaran lebih mudah ditemukan pupuk atau nutrisi AB Mix dibanding nutrisi organik. Akan tetapi nutrisi organik ini bisa dibuat sendiri karena cukup mudah.

Cara membuat nutrisi hidroponik organik ala dosen Faperta UMUS adalah sebagai berikut:

Bahan-bahan yang diperlukan adalah air tawar, pupuk kandang, pupuk organik tablet, dan ikan rucah giling. Pertama-tama cemplungkan beberapa butir pupuk organik tablet ke dalam bak air. Pupuk kandang dan ikan rucah giling dibungkus dengan kantong plastik yang dibolongin kemudian dicemplungin ke dalam bak air. Bahan-bahan tersebut difermentasi selama kurang lebih satu minggu sampai bau busuk dari ikan hilang.

hidroponik organikPerlu diketahui pupuk organik tablet merupakan pupuk khusus yang dibuat dari bahan-bahan organik pilihan yang difermentasi secara sempurna. Pupuk Organik tablet ini bisa didapatkan di CV. Randi Farm yang bisa dibeli secara online di sini. https://www.agromaret.com/jual/143580/JUAL_PUPUK_ORGANIK_TABLET_COMPOSA_Rp_25.000_kg

Dalam membuat nutrisi hidroponik perlu diketahui kadar zat nutrisi yang terlarut dalam cairan nutrisi. Untuk mengetahui kadar zat terlarut tersebut diperlukan alat yang bernama TDS Meter. Satuan yang diukur oleh TDS meter dinyatakan dalam ppm atau part per million.

Untuk tanaman daun seperti kangkung, selada dkk, nilainya cukup sekitar 750 ppm. Sedangkan untuk tanaman yang lebih besar seperti cabe, kyuri, zuccini perlu nutrisi dengan nilai TDS sekitar 1.200 ppm hingga 1.500 ppm.

hidroponik organik

Agak ribet memang kalau harus mengukur-ngukur dengan alat seperti itu. Tapi ya disitulah seni dalam bertani. Petani itu harus punya feeling yang peka. Harus bisa memperkirakan kebutuhan tanaman seperti apa. Kadang-kadang kebutuhan nutrisi tanaman tidak cukup diperkirakan dengan angka-angka. Disitulah kenapa terkadang beda tangan beda pula hasilnya sekalipun menggunakan formula yang sama.

 

 

 

 

Related posts

Lahan Rawa yang Disulap menjadi Kawasan Pertanian Modern

Ibaft3

Bercocok tanam dilahan sempit, yang menghasilkan

Ibaft3

AREN HUTAN

Ibaft3

5 comments

Leave a Comment